Kelas :
LI01
Dosen :
KETUT BUDIASA
Kode Dosen : D2849
Waktu :
Selasa,12-10-2015
Pukul :
14:20 – 15:00
Lokasi :
SMP ISLAM AL ISRA Jl. Tg. Duren Raya, Grogol Petamburan
Jumlah siswa/peserta :
24
Hadir :
Ketua : Eric
Anggota :
1. Michael Liando
2. Novraldy Xaverius
Lihawa
3. Keron
4. Anthony Aurelius
5. Micahel Joshua
6. Stepahnus Feriko
Anggota tidak hadir :
-
Foto:
Siswa - siswa antusias
Sosialisasi Berlangsung
Siswa - siswa senang dengan kakak" yang datang
Foto bersama wakil kepala sekolah
Form evaluasi minggu pertama
Isi
Dikelas kami mengajarkan mengenai membangun hubungan yang baik antara
sesama manusia, terutama dengan orang – orang penyandang Autis ,kami menekankan
bahwa Autis bukan lah sebuah penyakit , mereka hanya mengalami keterbelakangan
mental, dan mereka tetap manusia sama seperti kita ,apapun latar belakangnya
mereka tetap orang – orang yang kita bisa ajak berteman bukannya di kucilkan.
Persiapan yang dilakukan dalam kegiatan sosialisasi ini lumayan
panjang, dimulai dari survey ke sekolah yang kemudian mengatur janji dengan
kepala sekolah untuk kami memberitahukan maksud dan tujuan kami melakukan
sosialisasi ini, lalu kami menyusun jadwal bersama pihak sekolah, menyusun
presentasi yang nantinya akan dipresentasikan pada anak-anak disekolah. Adapun
latihan dalam persiapan presentasi sehingga nantinya kami dapat memberikan yang
terbaik, untuk koordinasi waktu kami menyepakati bersama akan waktu kunjungan
sosialisasi kami. Pembelajaran dikelas yang kami terapkan adalah melakukan
segala sesuatu dengan sepenuh hati dengan seluruh kemampuan kami.
Kami langsung masuk ke kelas yang dipersiapkan oleh kepala sekolah dimana
kelas tersebut berada di lantai satu dan kelas yang diberikan oleh kepala
sekolah adalah kelas 7 karena menurut beliau lebih baik di sosialisasikan ke
anak – anak yang masih dini, saat kami masuk dimana kelas tersebut telah
didesain sedemikian rupa sehingga murid-murid dapat memahami apa yang kami
sosialisasikan dengan baik. Dengan metode seperti ini murid-murid dapat dengan
mudah memahami, serta mereka tidak terganggu dengan apa yang ada disekitar
mereka, karena terkadang banya murid-murid yang masih ngobrol sendiri,tidak
memperhatikan bahkan mengerjakan hal-hal
lain.
Menurut kelompok kami ada beberapa hal yang perlu dijadikan
pembelajaran disaat kegiatan sosialisasi ini. Beberapa hal seperti inisiatif
antar satu sama lain untuk menciptakan lingkungan sosialisasi yang nyaman serta
dilihat oleh murid-murid suatu hal yang baik. Anggota yang dapat dijadikan
panutan adalah Stephanus, dilihat dari disiplin waktu, Stephanus adalah anggota
yang semangat dalam kegiatan sosialisasi ini. Selain itu juga ada Michael
Joshua dimana dia jauh – jauh datang dari Kelapa Gading dengan semangat yang
ada padanya, dimana dia terus tersenyum kepada siswa - siswa dan berperan dalam
pembuatan slide presentasi yang menarik dan atraktif.
Anggota yang perlu
lebih semangat lagi adalah Anthony, dilihat dari cara penyampaian serta
tanggung jawabnya ,merupakan hal yang dapat kita pelajari.
Kami semua belajar
untuk siap menghadapi pertanyaan-pertanyaan kritis dari murid-murid peserta
sosialisasi, karena peserta anak SMP yang masih dini dimana rasa ingin tahunya
tinggi sehingga mereka terus melontarkan pertanyaan – pertanyaan yang
bervariasi.
Hasil kegiatan : Dari
pengamatan kami murid-murid dikelas pertama ini kami melihat bahwa siswa –
siswa merasa jika mereka sadar sudah melakukan hal yang kurang baik,dimana
seharusnya mereka tetap harus menghargai orang autis ,karena bukan sebuah bahan
ejekan atau orang yang harus dikucilkan namun adalah orang-orang yang harus
diajak berteman.
Kinerja yang telah
dilakukan berdasarkan survey dari guru yang mengawasi sudah baik, cara
penyampaian, materi serta kerjasama dalam presentasi dinilai sangat baik oleh
guru yang menemani kami.
Saran untuk sekolah
dari beberapa kelompok kami adalah meningkatkan pengajaran dan pembentukan
karakter sehingga dari masa muda mereka telah dibentuk untuk membangun suatu charcacter yang baik
dalam diri mereka.
Kesimpulan dari yang
kami lakukan adalah bahwa masih banyak siswa – siswa yang tidak sadar autis itu
bukan lah bahan ejekan,karena mereka pada awalnya menganggap autis itu adalah
orang – orang yang gila,dan sejenisnya.Tetapi setelah sosialisasi ini kami
yakin mereka sudah sadar bahwa orang Autis itu bukan lah orang – orang seperti
itu, namun orang – orang yang harus kita ajak berteman juga, bukannya di
kucilkan karena kita itu sama –sama Manusia Ciptaan Tuhan.







mohon lampirkan form evaluasi kegiatan yang ada tanda tangan dan stempel sekolahnya
BalasHapusterima kasih
siap pak
BalasHapus